oleh

Otak Perampokan Ternyata Orang Dalam

PALPRES.COM – Aksi perampokan uang senilai Rp400 juta di depan Rumah Makan Danau Beringin Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Timur, Kamis (12/5/2022) pukul 08.00 WIB berhasil digagalkan. Tim Reskrim Polres Prabumulih dan Polsek RKT hanya butuh 20 menit untuk menangkap lima komplotan perampok.

Ini setelah jajaran Polres Prabumulih menutup akses jalan di wilayah Kota Prabumulih. Komplotan perampok, yakni Imam Izazi (24), Ali Usman (30) dan Robi Aprizal (28) warga Dusun 2 Desa Kandis Kabupaten Ogan Ilir, Yasut (44) warga Desa Jua – Jua Kayu Agung Kabupaten OKI berhasil tertangkap saat mobil Xenia warna putih nopol BG 1438 JK yang dikendarai dicegat di depan Polsek RKT jalan Lintas Prabumulih-Baturaja.

Sementara Angga Bayuputra (31) warga Sukajadi Indah Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin yang merupakan otak perampokan, berhasil ditangkap di SPBU Niru Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim oleh tim Gurita Reskrim Polres Prabumulih.

Angga merupakan karyawan perusahaan, yang memberikan informasi ke empat perampok kalau temannya akan menyetorkan uang Rp400 juta ke bank.

Kejadian berawal Febi Karanda, karyawan perusahaan bersama temannya Supriyadi hendak menyetor uang ke bank. Saat itu mereka menginap di penginapan RM Danau Beringin. Namun muncul 3 orang pria tidak dikenal mendekati korban. Sedangkan 1 pelaku lainnya menunggu di mobil.

Baca Juga  Sabu Senilai Rp10 Juta Asal PALI Diamankan

Tiga pelaku mengancam Febi dan Supriyadi dengan menggunakan pisau. Salah satu pelaku Ali Usman lantas merampas ponsel milik  Supriyadi. Kemudian para pelaku membentak dan menanyakan mana uang, namun sebelum uang diambil, ada warga lewat yang melihat kejadian tersebut. Warga pun berteriak dan membuat warga lainnya mulai ramai dan mau menghajar pelaku.

Para pelaku melarikan diri tanpa berhasil membawa kabur uang Rp400 juta tersebut. Kemudian salah seorang warga melapor ke kantor polisi terdekat, yaitu Polsek RKT.

Kapolsek RKT lantas melapor ke Kapolres. Kapolres langsung memerintahkan jajaran untuk mengepung kota Prabumulih. Setelah lebih kurang 20 menit, para pelaku dapat ditangkap kemudian dibawa ke Polsek RKT guna pengembangan yang dipimpin langsung Kapolres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jailili SH menerangkan, para perampok belum berhasil membawa kabur uang Rp400 juta hasil setoran penjualan rokok milik PT NSC yang akan disetor ke bank. Otak pelaku merupakan karyawan PT NSC, yang memberikan informasi dan petunjuk kepada komplotan tersebut.

Baca Juga  Kapolres Bentuk Tim Khusus Atasi Kejahatan dan Pungli di Jalan Lingkar

“Empat perampok berhasil ditangkap di depan Polsek RKT dan satu orang bernama Angga yang merupakan otak perampokan ditangkap di Niru. Uang Rp 400 juta berhasil kita amankan. Sementra mobil pelaku dan senjata tajam jenis pisau kita amankan dari empat perampok tersebut. Komplotan ini masih didalami apakah komplotan perampok lintas kabupaten/kota atau tidak. Kelimanya dikenakan Pasal 365 KHU Pidana dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pelaku Robi Aprizal mengatakan, aksi perampokan telah direncanakan hampir satu bulan lamanya. Menunggu informasi dari Angga, yang akan menyetorkan uang penjualan rokok.

“Rencananya sudah lama dan baru terealisasi hari ini. Kalau berhasil uang dibagi 5. Aku sendiri pernah bekerja di perusahaan itu dan sudah diberhentikan,” ujarnya.

Sedangkan Angga, yang merupakan otak pelaku, mengaku merencanakan perampokan uang setoran hasil penjulan rokok bersama Robi lantaran butuh uang untuk membayar utang.

“Butuh uang buat bayar utang. Rencananya saya yang akan bawa mobil dan menyetorkan uang. Tapi oleh perusahaan, saya diroling ke Lahat. Sehingga untuk wilayah Prabumulih, teman saya dan aksi perampokan gagal,” pungkasnya. RAY

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya