oleh

Polisi Ungkap ‘Pabrik’ Mikol Tanpa Izin Edar

PALPRES.COM – Berkat informasi dari masyarakat, Anggota Unit 4 Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil mengungkap bisnis minuman berakohol tidak memiliki izin edar di Perumahan Puri Azha, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (20/1). Dalam ungkap kasus itu, berhasil diamankan pelaku Robbi Sugara sebagai pemilik barang.

Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi melalui Kasubbid Penmas, AKBP Erlangga mengatakan, bahwa anggota Unit 4 Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil mengungkap minuman yang diduga oplosan yang tidak dilengkapi izin edar.

“Anggota kita berhasil mengungkap dan mengagalkan peredarannya di wilayah Sumsel, berkat informasi dari masyarakat hingga ke tempat produksinya, ” ujarnya di sela-sela press release, Selasa (25/1).

Setelah mengamankan pelaku, lanjut dia mengatakan, Unit 4 Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan pengembangan sehingga berhasil menemukan tempat produksi minuman berakohol di Jalan Nusantara, Perumahan Nusantara, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang.

Dari ungkap kasus ini, didapatkan barang bukti 2.208 botol minuman berakohol merek mansion house dengan rincian mansion House Whisky 1.824 botol dan Mansion House Vodka 384 botol.

Baca Juga  Mahasiswi Datang ke Sang Dosen, di Ruang Itu Terjadilah

“Atas ulahnya pelaku kita ancam pelaku dengan hukuman penjara selama lima tahun, atau denda paling banyak Rp 4 Milyar,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany melalui Kasubdit I Tipid Indagsi, AKBP Hadi Syaefudin menjelaskan, bahwa pelaku sudah menjalankan usahanya selama lima bulan terakhir.

“Jadi dia ini belajar sendiri untuk memproduksi barang bukti yang kita amankan ini, dan dipasarkan di Sumsel dan juga Bengkulu,” tambahnya. Ia menuturkan, bahwa selama lima bulan sudah ratusan botol yang dijual pelaku.

Dari interogasi yang dilakukan, didapatkan pelaku menjual satu dusnya Rp 450 ribu dan pelaku bisa mengirimkan 50 dus satu bulannya. “Untuk kandungan di dalam minuman yang kita sita ini, hanya alkohol dengan air saja,” bebernya.

Selain itu pihaknya akan memeriksa kandungan alkoholnya bisa di konsumsi ataupun tidak. “Kita akan periksa alkohol ini bisa dikonsumsi atau tidak,” tukasnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya