oleh

Jokowi Resmikan Pabrik Hilirisasi Batubara ke DME

Beri Deadline 2,5 Tahun

PALPRES.COM – Presiden RI, Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan pabrik hilirisasi gasifikasi batubara ke Dimitil Eter (DME) yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Presiden yang akrab disapa Jokowi itu menyebut proyek hilirisasi gasifikasi batubara ini, bisa mengurangi nilai importir LPG mencapai 6-7 triliun.

Besarnya nilai yang bisa menghemat pengeluaran negara tersebut, membuat Presiden ingin proyek strategis Pabrik Hilirisasi Batubara ini segera rampung.

“Saya sudah lama menggaungkan hilirisasi hingga industrialisasi sejak 6 tahun lalu, untuk itu saya minta ini harus selesai 30 bulan (2,5tahun), jangan mundur-mundur lagi,” kata Jokowi saat melakukan groundbreaking proyek hilirisasi gasifikasi batubara ke Dimitil Eter (DME) di Muara Enim, Senin (24/1).

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan kronologis dimulainya proyek hilirassasi DME berlangsung sejak tahun 2020.

“Waktu itu, saya bersama Menteri BUMN melakkan inisasi Pertamina ke Amerika, kemudian pembahasan teknis menteri ESDM, realisasi investai ini mencapai Rp33 Triliun,”ujarnya

Menurut Bahlil, Air products selaku investor dalam proyek pembangunan pabrik gasifikasi batubara meminta waktu realisasi pembangunan selama 33 bulan.

Baca Juga  Bupati Panca Bahas Percepatan Penegasan Segmen Batas di Wilayah Sumsel

“Tapi saya minta 30 bulan, tentunya ini harus kita kejar supaya hilirisasi batubara segera terealisasi,”sebutnya. AFU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya