oleh

SMB IV Harap Bang Japar Semakin Solid

PALPRES.COM – Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Komando Daerah (Komda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar milad ke-3, Ahad (23/1). Acara milad berlangsung khidmat di aula Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), Jalan Syakyakirti Karang Anyar, Palembang.

Hadir di antaranya Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo Raden Muhammad (RM) Fauwaz Diradja SH Mkn. Budayawan Palembang Vebri Al-Lintani dan Fahira Idris, Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta yang juga Ketua Umum Bang Japar. Serta pendakwah asal Palembang Ustaz Umar Said.

SMB IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diradja mengapresiasi keberadaan Bang Japar Komda Sumsel lantaran bermanfaat bagi masyarakat. Dia berharap kedepan Bang Japar bisa lebih solid dan bisa lebih banyak berbuat untuk kemanfaatan dan kemaslahatan umat di Palembang.

“Keberadaan Bang Japar itu sangat membantu. Banyak kegiatan sosial dan juga pengamanan oleh Bang Japar yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di Sumsel, khususnya kota Palembang,” kata SMB IV.

Sedangkan Fahira Idris, Ketua Umum Bang Japar  mengaku berbangga dengan Bang Japar Komda Sumsel. Menyusul Bang Japar Komda Sumsel yang telah melaksanakan milad ke-3 dengan sangat luar biasa.

Baca Juga  SMB IV dan Pemprov Minta Marga Masuk UU Provinsi Sumsel

“Harapan saya tentunya Bang Japar Komda Sumsel meneruskan yang telah ada. Militansinya, kekompakan dan menjaga NKRI. Terutama menjaga para ulama kita dan kami berdoa Gubernur DKI Jakarta pak Anies bisa menjadi Presiden,” tutur Fahira.

Bang Japar Jalin Rasa Kebersamaan dalam Kekeluargaan

Komandan Daerah Bang Japar Komda Sumsel Iskandar Sabani SE SH melihat Bang Japar Komda Sumsel yang paling utama menjalin rasa kebersamaan dalam kekeluargaan, menjalin tali silaturahmi.

“Tidak mungkin akan kompak suatu organisasi apabila tidak menjalin kebersamaan dalam kekeluargaan, kelikhlasan. Makanya teman-teman yang ada di Bang Japar ini kita tidak menberikan pakaian, tidak memberikan kopiah dan lain-lain. Mereka berdiri sendiri, artinya bahasa Palembang galak nian, karena komitmen kita jelas bela bangsa, bela negara dan bela ulama serta agama Islam,” katanya.

Ketua Lembaga Advokasi Hukum Bang Japar H Komda Sumsel Idasril SE SH menilai orang–orang paham hukum harus mengawal para jawara ini. Sehingga setiap kegiatan tidak melanggar hukum positif yang ada di Indonesia.

Baca Juga  Hadir, Al Quran Terjemahan Bahasa Palembang

“Dan mudah-mudahan saya yakin anggota Bang Japar di Komda Sumsel ini semuanya tahu dan mengerti, kita bermitra dengan berbagai kalangan ,” katanya. Penghujung acara menampilkan atraksi bela diri dan tausiah dari Ustaz Umar Said. DUD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya