oleh

Ditemukan Motor dan Ransel Berisi Durian

Pencarian Korban Longsor di Tanjung Sakti Pumi

PALPRES.COM – Pencarian terhadap korban Alian (45) bin Pansi yang diduga tertimbun tanah longsor yang terjadi di lokasi perkebunan Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Lahat,  mulai menunjukkan titik terang.

Pasalnya Tim SAR gabungan dibantu warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, menemukan motor dan ransel korban berisi durian dilokasi tersebut.

Pejabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Pulau Panggung, A Kamil menjelaskan bahwa hingga saat ini, korban masih terus di cari. Petunjuk yang di dapatkan, terdapat sepeda motor milik korban di temukan di lokasi longsor.

“Pada saat itu terlihat stang motor, setelah di gali, ternyata milik korban, di motor terdapat ransel berisi buah durian,” kata dia, Sabtu (22/0l1/2022).

Lanjut Kamil, kondisi jalan saat ini tidak bisa di lalui dengan kendaraan roda dua, lantaran hujan terus mengguyur kawasan Kecamatan Tanjung Sakti.
“Evakuasi juga terkendala hujan, oleh karena itu untuk menuju ke lokasi, harus jalan kaki sejauh 2 jam perjalanan,” ujar A Kamil.

Baca Juga  Perangkat Desa Tanjung Agung Melek Administrasi

A Kamil mengakui, memang di lokasi terdapat talang dengan sebutan warga sebagai Talang Rambutan. Dan hanya bisa di akses dengan motor khusus yang sudah di modifikasi.

“Kalau kendaraan, cuma bisa pakai motor, karena itu jalan setapak saja. Namun harus motor modifikasi untuk pergi ke kebun, bukan motor standar,” ungkapnya.

Bahu Membahu Lakukan Pencarian Korban

Sejauh ini, lanjutnya, Tim SAR dari Basarnas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan warga, bahu membahu untuk melakukan pencarian korban.

“Iya, sampai mereka bermalam di seputaran lokasi longsor, untuk melakukan pencarian. Namun sangat susah kita identifikasi, karena kita tidak bisa memasukkan alat berat ke sana. Selain juga banyak batang tumbang dengan ukuran besar, yang membuat timbunan material longsor menjadi susah kita gali,” urai A Kamil.

A Kamil menduga Alian hendak pulang saat longsor terjadi, karena saat itu memang kondisi sedang hujan.

“Jadi sore hari, tanggal 20 Januari 2022, sekitar pukul 17.30 WIB, terjadi hujan lebat. Sehingga usai Mahgrib terjadi longsor di jalan Lintas Tanjung Sakti – Manna. Menurut warga, jalan menuju ke Talang Rambutan di Ataghan Telatahan tadi, belum longsor, namun warga tidak beraktivitas. Kuat dugaan Alian hendak pulang, pada hari menjelang malam, dan terjadilah longsor saat di perjalanan, sehingga motornya tertimbun longsor. Motor sudah kita temukan, namun kuat dugaan, korban terseret material longsor tanah dan potongan batang pohon besar, dan tertimbun,” pungkasnya. BRN

Baca Juga  Timbun Jalan Licin, Dana dari Income Desa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya