oleh

Eks Kapolres OKUT Ditahan, Tersandung Dugaan Suap

 PALPRES.COM – Eks Kapolres OKUT AKBP Dalizonah terkena sanksi tegas pemberhentian dari jabatannya, setelah menjalani pemeriksaan Propam Polri. Dalizon  menjalani pemeriksaan Propam lantaran melanggar kode etik Polri. yakni dugaan menerima suap dari Bupati Musi Banyuasin non aktif, Dodi Reza Alex sebesar Rp2 Miliar.

Demikian pernyataan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo. Dia mengatakan, eks Kapolres Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) itu menjalani penahanan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit tipidkor) Bareskrim Polri. Hal tersebut berdasarkan persetujuan dari Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

“Info Kadiv (Propam) sudah kita limpahkan ke Bareskrim dan sudah menjalani proses penyidikan Dit tipidkor. Dan saat ini (AKBP Dalizon) sudah menjalani penahanan,” ujar Dedi menanggapi konfirmasi wartawan, Sabtu (22/10/2022).

Dedi menjelaskan, Propam Polri sudah melakukan penahanan AKBP Dalizon sejak 8 Januari 2022 lalu. Kasus dugaan korupsi yang menjerat Dalizon itu sudah di tahap pemberkasan untuk pelimpahan ke jaksa penuntut umum (JPU) untuk persidangan.

“Berkas perkara sudah kita susun untuk segera kita limpahkan ke JPU,” ujar Dedi.

Baca Juga  Bupati Dodi Realisasikan Impian Guru Honorer di Muba Lewat Tes PPPK

Dedi menjelaskan adanya dugaan kasus aliran dana suap Bupati Muba ke Dalizon berangkat dari keterangan saksi Herman. Saksi Herman saat hadir dan memberikan kesaksian di dalam persidangan terhadap Bupati nonaktif Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangan saksi Herman Mayori. Herman menyebut pihak kepolisian juga kecipratan dari uang suap proyek sebesar Rp2 miliar dengan tujuan pengamanan proyek di tahun berikutnya. Uang sebanyak itu diberikan oleh terdakwa Suhandy karena proyek yang didapatnya pada 2021 bermasalah dan sempat berurusan dengan kepolisian. Dia tak tahu proyek tahun berikutnya kembali bermasalah. VIVA

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya