oleh

Sultan Fauwaz Kenang Jasa Bapaknya Orang Palembang

PALPRES.COM – Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin IV Raden Muhammad Fauwaz Diradja, SH, MKn kenang kembali jasa bapaknya orang Palembang, yang dimakamkan di Komplek Makam Sabokingking, Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Jumat (14/1/2022).

Kehadiran Sultan Fauwaz bersama Pimpinan Wilayah Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Sumatera Selatan ke Komplek Makam Sabokingking untuk berziarah sekaligus berdiskusi terkait makam para raja dan Sultan Palembang.

Dalam diskusi sendiri juga dihadiri oleh sejumlah narasumber diantaranya Ketua Pujakesuma Palembang, Hernoe Roesprijadji, Sejarawan Sumsel, DR (CAN) Kemas Ari Panji dengan moderator Febri Al Lintani.

Sultan Fauwaz mengatakan, keberadaan Komplek Makam Sabokingking ini sebagai edukasi kepada masyarakat agar mengetahui kerajaan Palembang sebelum adanya Kesultanan Palembang Darussalam. Tak hanya itu, keberadaan makam Raja Palembang yang berkuasa sekitar abad ke 14 hingga abad ke 17 ini sebagai bukti nyata keberadaan masa lalu Palembang.

“Makam ini untuk mengedukasi masyarakat dalam mengenal leluhur Palembang. Dengan mengenal sejarah, kita memiliki jati diri dan berkarakter untuk selalu cinta tanah air dan bela negara serta kebanggaan kita bahwa dulunya kita besar dan ke depan harus lebih besar lagi,” kata Sultan Fauwaz kepada palpres.com, Jumat 14/1/2022).

Lebih jauh kata Sultan Fauwaz, komplek Sabokingking ini juga tempat dimakamnya Sido Ing Kenayan dan Ratu Sinuhun. Menurut Sultan Fauwaz, keberadaan UU Simbur Cahaya yang menjadi karya dari Ratu Sinuhun yang mampu menyatukan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Inilah tempat kembailnya Ratu Sinuhun, banyak sekali khazanah yang tidak diketahui masyarakat. Oleh sebab itulah, ziarah ini untuk mengenang kembali siapa saja yang berjasa dalam mengembangkan Palembang yang kini menjadi bapaknya orang Palembang,” jelasnya.

Baca Juga  Ki Gede Ing Suro, Tokoh Utama Dibalik Berdirinya Kerajaan dan Kesultanan Palembang

Oleh sebab itulah, dia meminta kepada stakeholders maupun zuriat yang lain untuk menjaga dan merawat komplek para raja Palembang ini.

“Jika dilihat perawatannya sudah cukup baik, hanya perlu ada renovasi karena usia bangunan yang lama. Untuk itulah, para stakeholder baik itu pemerintah maupun pihak lain termasuk zuriat untuk merapikan bangunan supaya nyaman dan semakin banyak orang yang berkunjung ke sini,” ajaknya. DVI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya