oleh

Bayi Kembar Satu Tubuh Dua Kepala Lahir di RSMH

PALPRES.COM, PE – Bayi kembar siam dengan kondisi satu tubuh dan dua kepala, lahir di Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Jumat (14/1). Proses kelahiran bayi buah hati pasangan berinisial ER (26) dan AK (25), harus dilakukan tim dokter dengan cara sesar.

Bayi kembar tersebut lahir dengan dua kepala dan satu badan, dimana tulang belakang menyatu sampai setinggi dada.

Menurut dr Abarham Martadiansyah, dokter yang memimpin operasi, dilihat dari tulang belakang sampai ke bawah keadaan tubuh korban normal ada dua kaki, dua tangan dan satu jantung, sementara dari atas kepala memiliki dua tangan.

“Ini merupakan pertama kalinya untuk di tahun ini kita melakukan operasi kembar siam,” bebernya. Setelah 16 minggu pihaknya merawat sambil mengontrol bertepatan pada Jumat (14/1) atau 38 minggu, dokter melakukan operasi sesar terhadap ibunya lewat operasi khusus.

“Hingga kini kondisinya keduanya stabil di ruangan N-ICU. Untuk anaknya kita akan periksa secara intensif. Kita akan memeriksa keadaan bayi tersebut, apakah dengan keadaan organ tubuh yang ada bisa menghidupi kedua janin tersebut,”katanya.

Sementara itu, Humas RSMH Palembang, Akhmad Suhaimi menambahkan, bahwa usai melahirkan ibu bayi dalam keadaan sehat, hanya perlu perawatan untuk pemulihan setelah menjalani operasi sesar.

“Kami memastikan bahwa kondisi ibu bersama anaknya dalam keadaan sehat,” aku dia. Menurut dia, ibu bayi usai melahirkan dalam keadaan sehat. Hanya saja diperlukan perawatan, untuk pemulihan setelah menjalani operasi sesar.

“Kondisi ibu dan anaknya sehat. Bayi tersebut lahir dengan satu tubuh tetapi memiliki dua kepala. Dari pemeriksaan, jantung bayi itu hanya terdapat satu, dua ginjal dan dua hati,” tambahnya.

Dengan kondisi itu, diperlukan observasi secara matang untuk tindakan lebih lanjut. Kemungkinan besar operasi pemisahan tidak bisa dilakukan, dan mencari solusi lain demi keselamatan si bayi.

Baca Juga  Begal Bersenpi Beraksi di Palembang

“Nanti akan dilihat apakah satu jantung itu mampu memenuhi oksigen untuk anak atau tidak. Tapi kalau dipisahkan dengan satu jantung, tidak dimungkinkan,” tutupnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya