oleh

Forum LLAJ Muba Tolak Izin Melintas Pertamina

SEKAYU, PE- Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Muba menolak pengajuan izin mobilisasi operasional kendaraan alat berat melintas pada siang hari, yang diajukan yang diajukan oleh PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Pendopo Field.

Keputusan penolak itu, setelah Forum LLAJ melakukan rapat di ruang rapat Dinas Perhubungan Muba, Selasa (11/1/2022).

Kepala Dinas Perhubungan Muba, H Pathi Riduan SE ATD mengatakan, rapat ini menindaklanjuti surat diajukan oleh pihak Pertamina Pendopo Field pada 3 Januari lalu yakni Nomor. 004/PHR72380/2022-SO. Dimana dalam surat itu sendiri meminta izin melintas pada siang hari untuk mobilisasi operasional perusahaan, karena mereka beralasan untuk pemenuhan dan pengelolaan SDM dan Migas pada Objektif Vital Nasional.

“Mereka selama ini diizinkan melintas malam hari. Namun, pihak Pertamina meminta untuk mengkaji kebijakan itu, sebab dianggap kalau malam hari berpotensi resiko terjadi kecelakaan, ” ungkap Pathi dihubungi melalui ponselnya.

Selain itu, dia menuturkan, ada beberapa poin lagi yang menjadi alasan kuat mereka diantaranya berdasarkan Peraturan Min Politie Reglement (MPR) No 341 dan KUPAK pasal 5.2.11 bahwa kegiatan yang dilakukan termasuk transportasi harus berakhir sebelum malam hari. Hasil penilaian Risk Assessment PT Pertamina, bahwa moving malam sangat beresikobmengakibatkan kecelakaan dan kerusakan peralatan, Mengacu prinsip dasar Defensive Driving Course (DDC) mengemudi malam hari dapat menimbulkan potensi resiko kecelakaan, yang mana dapat mengurangi konsentrasi dan daya penglihatan.

Baca Juga  Pencak Silat Muba Sumbang 6 Medali Emas

“Lalu berdasarkan faktor fatic manusia, dimana tubuh secara alamiah akan memilih beristirahat di malam hari sehingga menyebabkan tubuh cepat lelah dan rasa mengantuk dan kondisi infrakstruktur jalan yang kurang baik. Misalnya berlubang dan Iicin dapat membahayakan orang maupun peralatan, “jelasnya.

Meskipun begitu, lanjut Pathi, dalam rapat Forum LLAJ sendiri, tetap menolak permohonan izin untuk melintas malam hari sesuai keputusan beberapa waktu lalu dengan beberapa isinya. Seperti mengoperasikan kendaraan angkutan barang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, Angkutan barang yang melintas tidak boleh beriningan dan parkir di bahu jalan yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas, dalam pengoperasian angkutan barang khusus di jalan terlebihdahulu berkoordinasi dengan Satlantas Polres Muba untuk dilakukan pengawalan.

“Ada juga pergerakan pengangkutan barang khusus memberitahukan juga kepada pihak Kecamatan dan aparat desa setempat, pengoperasian angkutan barang dilakukan diluar jam aktiftas warga atau pada malam hari dan terakhir bilamana terjadi kerusakan jalan, jembatan dan gangguanlingkungan sekitarya yang diakibatkan oleh pengoperasian kendaraan menjadi beban dan tanggung jawab pihak perusahaan,” tandasnya. MUH

Baca Juga  Dramatis, Futsal Putra Muba Sukses Comeback

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya