oleh

Dilaunching, Vaksinasi Merdeka Anak dan Serentak

Oleh Kapolri, Diikuti Kapolda Sumsel

PALEMBANG, PE – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH didampingi Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Kamaruddin M Si mengikuti launching Vaksinasi Merdeka Anak dan Vaksinasi Serentak secara virtual oleh Kapolri, dengan sasaran usia 6-11 Tahun bertempat di SD 1 Kemala Bhayangkari Satbrimob di Jalan Silaberanti, Kecamatan Plaju Palembang, Rabu (5/1). Kegiatan itu bersamaan dengan Kegiatan Kapolri di Jakarta

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabiddokkes Polda Sumsel Kombes Pol dr Syamsul Bahar, M Kes, Dansatbrimob Polda Sumsel Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto SIK, Dirbinmas Polda Sumsel dalam hal ini diwakili oleh Kasubditbinsatpampolsus Ditbinmas Polda Sumsel AKBP Suyanto SIK dan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, SIK MSi CPHR.

Terpisah Irjen Pol Toni mengucapkan terimakasih kepada para guru/wali siswa SD 1 Kemala Bhayangkari Satbrimob yang turut mendukung program vaksinasi, dilanjutkan dengan menyapa nakes, peninjauan vaksinasi siswa-siswi. Dia menambahkan dengan vaksinasi akan menambah Herd Immunity ucap Toni

Baca Juga  Pastikan Prokes dan Karantina di PLBN Entikong

Sementara itu Kapolri dalam sambutannya mengatakan, untuk mempercepat akselerasi arahan Presiden, maka hari ini diaksanakan launching Vaksinasi Merdeka Anak bersama serentak di 30 provinsi, di 30 Polda dengan didukung tenaga vaksinator dari TNI-Polri, relawan Dinkes, dan tentunya seluruh rekan yang terlibat.

Listyo meminta masyarakat dan petugas tidak lengah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Terlebih dengan kemunculan varian Omicron yang terus berkembang di 199 negara dunia.

“Sementara di Indonesia sendiri ada 254 kasus dan terus bertambah, di mana 239 berasal dari pelaku perjalanan luar negeri, sementara saat ini sudah ada 15 orang ditemukan tertular terkonfirmasi positif karena transmisi lokal,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di SDN Mangga Dua Selatan 01, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/1)

Berdasarkan hasil survei dari Kementerian Kesehatan, Listyo melanjutkan, 83 hingga 92 persen masyarakat yang sudah menerima vaksin memiliki kekebalan melawan Covid-19. Sementara untuk usia 1 hingga 11 tahun memiliki kekebalan 71,4 persen lebih rendah, sehingga perlu segera menerima vaksinasi.

Baca Juga  Kapolri: Transportasi Laut Alternatif Kurangi Kemacetan Arus Mudik

Untuk masyarakat yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 pun memang masih dapat terinfeksi Varian Omicron. Namun efeknya, hanya mengalami gejala ringan dan berangsur sembuh.

“Yang sudah divaksin itu berpotensi terhadap vatalitas. Ini yang menjadi tantangan kita ke depan untuk bagaimana akselerasi vaksinasi ke anak-anak kita. Karena Bapak Presiden telah membuka PTM 100 persen, dan di satu sisi ini kebutuhan anak-anak kita yang selama ini kehilangan kesempatan waktu untuk belajar karena pembelajaran jarak jauh,” Listyo menandaskan. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya