oleh

Harga Minyak Goreng di Palembang Bergerak Turun

PALEMBANG.PE- Harga minyak goreng kemasan bergerak turun di sejumlah pasar tradisional di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/1). Harga minyak goreng sempat melonjak sejak awal Desember 2021.

Aliun, pedagang kebutuhan pokok di Pasar Perumnas Palembang mengatakan, harga minyak goreng saat ini Rp 19.000 per liter atau turun dari tiga hari lalu yakni Rp 21.000 per liter. ”Ini tergolong masih tinggi jika dibandingkan sebelum melonjak yang hanya Rp 12.000 per liter hingga Rp 13.000 per liter. Tapi sudah lumayan dibandingkan sebelumnya,” kata Aliun seperti dilansir Jawapos.com dari Antara.

Sementara itu, Juwita, pedagang di Pasar Lemabang Palembang, mengatakan, harga minyak goreng kemasan sudah turun mulai awal Januari. Penurunan harga minyak goreng juga terjadi pada produk curah, yakni dari Rp 19.000 per liter menjadi 16.000 per liter.

Selain harga minyak goreng yang bergerak turun, harga telur ayam pun demikian dari Rp 29.000 per kilogram pada satu pekan menjelang akhir tahun menjadi Rp 21.000 per kilogram.

Baca Juga  Kuasa Hukum: Berdasarkan UU, Aset UBD Milik Yayasan

Sementara itu, untuk kebutuhan pokok lain, seperti gula pasir relatif stabil Rp 13.000 per kg, daging ayam potong Rp 32.000 per kg, daging sapi Rp 120.000 per kg, cabai merah Rp 24.000 per kg, bawang merah Rp 24.000 per kg, dan bawang putih Rp 24.000 per kg.

Kepala Dinas Perdagangan Sumatera Selatan Ahmad Rizali mengatakan, harga minyak goreng yang sudah turun itu masih belum ideal jika dibandingkan dengan tahun lalu. Jika harga di pasaran untuk minyak goreng kemasan sudah Rp 19.000 per liter, artinya di tingkat distributor sudah menyentuh Rp 17.500 per liter.

”Harga normal minyak goreng yang diharapkan dapat dibeli masyarakat di kisaran Rp 12.000–Rp 13.000 per liter,” terang Ahmad Rizali.

Untuk itu, menurut dia, Pemprov Sumsel sesuai dengan instruksi dari Kementerian Perdagangan akan merancang dilakukannya operasi pasar tahap kedua.

Sebelumnya, pemprov sudah melakukan operasi pasar tahap pertama di sejumlah pasar tradisional Palembang sejak 22 Desember bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik dengan melepas 25.200 liter minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter. Upaya itu cukup berhasil untuk menurunkan harga minyak goreng.

Baca Juga  Palembang di Masa Transisi di Tahun 1946-1947 (Bagian Ketujuh)

”Mengenai titik-titik lokasinya dan jadwal OP tahap kedua ini akan kami rapatkan dahulu siang ini,” kata Rizali. JPC

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya