oleh

Syaiful Padli: Izinkan Kami Isi Kemerdekaan dengan Kebanggaan

PALEMBANG.PE- Parade dan teaterikal di Bundaran Air Mancur Palembang, Sabtu (1/1) depan Bundaran Air Mancur Palembang dalam rangka memperingati Perang 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam, diapresiasi DPRD Sumatera Selatan (Sumsel).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli menilai, yang hadir dalam acara ini dari semua elemen masyarakat bersatu dengan sebuah semangat persatuan.

“Tidak ada yang di bayar hari ini, justru bapak ibu sekalian yang mengeluarkan uangnya. Ini karena semangat persatuan yang ada dalam diri kita, karena dengan semangat ini juga yang mengumpulkan kita hari ini sehingga tercipta acara peringatan perang lima hari lima malam,” katanya saat memberikan sambutan diacara tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn , Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel H Ahmad Yusuf Wibowo, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, anggota DPRD Kota Palembang M Hibanni, perwakilan Kodam II Sriwijaya, Perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Palembang, tokoh masyarakat Sumsel KH Mal An Abdullah, Ketua Forwida Dr Ir Diah Kusuma Pertiwi, tokoh kebangsaan Ramlan Holdan, perwakilan Kesbangpol Sumsel dan Kesbangpol Kota Palembang

Pada acara ini juga, turut hadir empat orang veteran yang pernah berjuang melawan penjajah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Keempat veteran tersebut yakni Roni Abdullah, Romli, Rupawi, dan Syarifudin Umar.

Kemudian politisi PKS ini melanjutkan, mengenai semangat berkorban, dirinya yakin perang lima hari lima malam telaah mendarah daging dalam diri semuanya. Dimana para pendiri bangsa ini, para pahlawan dengan semangat rela berkorban dan hari ini harus dimiliki semangat tersebut.

Baca Juga  Mengenang Kembali Karet Palembang (Bagian Keempat)

“Saya bangga kita ada disini dengan segala macam potensi kita , dan kami mohon maaf mungkin pemerintah daerah belum maksimal dalam mensuport dan tadi kita bisik –bisik dengan Dispora. Kedepan kegiatan ini harus mendapatkan perhatian dari pemerintah,” katanya. Selain itu, semangat kemerdekaan harus dimiliki oleh semua.

“ Izinkan kami penerus generasi ini senantiasa bisa mengisi kemerdekaan ini dengan kebanggaan, dengan prestasi dan dengan pengorbanan yang luar biasa. Hari ini saya mengajak kita semua, marilah kita senantiasa setiap bidang yang kita miliki untuk mengisi kemerdekaan kita. Kalau semalam ini orang tidak banyak tahu perang lima hari lima malam, maka hari ini bukti kalau anak-anak muda berjuang di Kota Palembang ingin membuktikan ada yang namanya perang lima hari lima malam ini di Kota Palembang. Ini Insya Allah akan menjadi sebuah sejarah dalam kehidupan kita, dan kita akan tularkan semangat kemerdekaan ini kepada anak cucu kita,” katanya. DUD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya