oleh

Tersandung Narkoba, Personel Polrestabes Palembang Di-PTDH

PALEMBANG, PE – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Homat (PTDH), Senin (6/12), kepada satu personelnya yang melanggar aturan di tempat tugasnya.

Upacara dipimpin langsung Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra dengan Pasukan Upacara terdiri dari Pejabat Utama (PJU) Polrestabes, perwira dan seluruh personel Polrestabes Palembang.

Kombes Pol Irvan mengatakan, PTDH terhadap satu orang personel tersebut sudah melalui proses dan pertimbangan yang cukup panjang melalui sidang Kode Etik Profesi Polri dengan keputusan PTDH, karena yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Bripka WB telah menjalani hukuman di Lapas selama enam tahun atas ulahnya melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba. “Dia anggota kita di bagian Sat Sabhara Polrestabes Palembang, kita harapkan ini yang terakhir bagi dia dan kembali ke masyarakat dengan semangat awal lagi,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, bahwa upacara pemberhentian tersebut telah ditinjau dari hasil sidang pelanggaran yang telah dilakukan selama ini dan Bripka WB tidak bisa dipertahankan lagi menjadi anggota Polri.

Lanjut dia mengatakan, ini merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi tegas berupa punisment atau hukuman, bagi anggota yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik kepolisian.

“Upacara PTDH terhadap anggota kita ini merupakan suatu peristiwa sangat memprihatinkan, dan sebenarnya tidak perlu terjadi, apabila masing-masing anggota Polri mampu mengendalikan diri sebagai insan Bhayangkara, abdi utama masyarakat sekaligus sebagai aparat penegak hukum yang menjadi tauladan bagi kesatuan, masyarakat dan keluarga,” Katanya.

Menurutnya, tidak ada pimpinan yang ingin kehilangan anggotanya, apalagi melalui proses PTDH. Namun hal ini harus dilakukan sebagai komitmen pimpinan Polri terhadap anggota yang melakukan tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkoba di internal Polri.

Baca Juga  Lagi-lagi, Cafe RD Digrebek Polisi

“Semoga kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita, untuk tidak melakukan pelangaran hukum, pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri yang mengakibatkan kerugian diri sendiri maupun keluarga,” tutupnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya