oleh

Pembuatan Ineks Palsu Diungkap, Produksi 100 Butir Sehari

PALEMBANG, PE – Tim Berguyur Bae Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap tempat pembuatan dan penjualan narkoba jenis ineks palsu di Tangga Buntung, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II Palembang, Kamis (2/12) sekitar pukul 03.30 WIB di rumahnya. Barang haram itu, diproduksi di rumah tersangka Suhaimi (46), di Jalan Kedukan II, Tangga Buntung.

Setelah dilakukan penggeledahan didalam rumah pelaku, Tim Berguyur Bae menemukan barang bukti berupa alat cetak membuat ineks, obat-obat eperti Bodrex, Paramex, Napacin, tepung dan lainnya. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolrestabes Palembang.

Pelaku Suhaimi mengaku, kalau dirinya telah membuat ineks palsu. “Saya bisa membuat ineks palsu dalam sehari 100 butir, dan sudah ada yang beli yakni lima orang dari tetangga sekitar rumah. Sehari terjual bisa 5 butir, dengan harga perbutir Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu,” ujarnya, Kamis (2/12).

Ineks palsu dibuatnya dengan racikan obat berupa Napacin, Bodrex, Paramex, dan dicampur gandum. “Saya membuat ineks palsu belajar sendiri, setelah melihat teman ada yang buat seperti itu. Pernah juga ada pelanggan saya yang komplain dengan ineks saya, bahkan saya sempat dipukulnya,” katanya.

Untuk membuat ineks palsu ini sudah sejak 3,5 bulan lalu. “Uang hasil penjualan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari saja,” aku dia.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawirasatya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan bahwa pelaku ditangkap Tim Beguyur Bae Unit Ranmor karena membuat dan menjual ineks palsu.

“Ineks yang dibuat dicampur obat obatan berupa Bodrex, Paramex, Napacin, Gandum, lalu dicetaknya dengan alat yang dimodifikasi dengan hasil cetak berbentuk seperti Ineks aslinya. Lalu ineks palsu ini dijual nya,” jelasnya.

Baca Juga  Puluhan Pelajar Ikuti Sosialisasi Berantas Narkoba

Dirinya menerangkan, bahwa nantinya akan dilakukan pengecekan ineks palsu yang dibuat pelaku, apakah didalamnya ada kandungan Narkotika. Apabila ada, tersangka nanti akan diserahkan ke Satres Narkoba. “Tetapi pengakuannya saat ini bahwa ineks palsu buatannya tidak ada kandungan narkotika, tetapi asli dari obat-obatan dari warung,” tutupnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya