oleh

Gedung SMPN 1 Prabumulih Terbakar

Sejumlah Dokumen Penting Hangus

PRABUMULIH.PE-Empat ruangan yang terdiri dari ruangan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru dan Ruang Tata Usaha (TU) di SMPN 1 kota Prabumulih, Jumat (26/11/2021) pukul 04.30 WIB, diamuk Si Jago Merah. Api yang begitu besar tersebut sontak saja meluluhlantahkan bangunan dan melahap seluruh isi ruangan.

Tak hanya bangunan, api juga membakar habis sejumlah dokumen-dokumen penting milik para guru dan siswa serta dokumen terkait penggunaaan dana BOS. Mirisnya, tak satupun berkas yang berhasil diselamatkan. Sejumlah guru pun tampak menangis, malah ada yang pingsan tak kuasa melihat tempat kerjanya terbakar.

Padahal Senin (29/11/2021) nanti, para siswa akan mengikuti ujian semester, dan berkas untuk ujian pun ikut terbakar.

Kebakaran yang melanda SMPN 1 kota Prabumulih yang berada di Jalan Mangga NO 02 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara itupun, membuat warga sekitar pun panik. Petugas pemadam kebakaran baik dari Damkar Pemkot Prabumulih dan Damkar Pertamina PHR Zona 4 yang datang pun langsung memadamkan api yang mulai merambat ke musolah dan bangunan gedung SMPN 1 kota Prabumulih. Dan api pun berhasil dipadamkan.

Ageng salah satu Sekurity SMPN 1 kota Prabumulih menuturkan, dirinya baru dikasih tahu oleh tetangganya kalau tempat kerjanya mengalami kebakaran. “Kalau kejadiannya aku tidak tahu Pak, yang penjaga sekolah namanya Hasan. Aku datang api la sudah besar,” katanya.

Sedangkan menurut keterangan istri Hasan yang merupakan penjaga sekolah, waktu kejadian suaminya lagi demam. Biasanya suami kalau malam sampai pagi, sering berada diruangan tersebut. “Kebakarannya begitu cepat Pak, jadi tidak ada barang-barang dan berkas yang bisa diselamatkan, Saat kejadian suami saya sakit pada malam itu. Saya syok Pak, dak bisa lagi ngomong. Suami saya saat ini lagi dimintai keterangan sama pak polisi,” ujarnya sambil mengusap air mata.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Prabumulih, Nuraisyah Yani SPd MSi mengatakan, kebakaran terjadi sebelum subuh dan terdapat dokumen-dokumen penting perbendaharaan yang saat ini belum diperiksa. Dokumen untuk teragretasi sekolah untuk tahun depan serta dokumen para siswa, habis hangus terbakar

“Dokumen itu yang penting, tapi semuanya hangus terbakar makanya kami syok tidak bisa berkata apa-apa. Apalagi hari Senin para siswa akan mengikuti ujian semester akhir, dan semua berkasnya disana dan ikut terbakar. Mengenai para siswa, sekolah tidak akan diliburkan,” terangnya.

Sementara itu mengetahui SMPN 1 Kota Prabumulih terbakar, Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM dan beberapa pejabat Pemkot Prabumulih langsung meninjau lokasi. Ridho Yahya terlihat ikut membantu petugas pemadam kebakaran, untuk memadamkan api yang masih menyala disalah satu ruangan. Bahkan Wali Kota memberikan semangat kepada para guru-guru yang menangis, agar tetap tabah dan mengatakan ini musibah dan karena kehendak Allah. “Ya, ini musibah kehendak Allah SWT, kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkapnya.

Ridho Yahya kepada awak media mengatakan, bangunan ini harus dibersihkan. Dan dalam waktu segera akan dibangun sementara mengunakan dana bencana alam, selanjutnya akan dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2022. “Kita akan menggunakan dana bencana alam dulu untuk merapikan dan membersihkannya. Ini bertujuan agar para anak-anak siswa/siswi tidak trauma. Nanti di tahun 2022 akan kita bangun lagi,” jelasnya.

Soal pengamanan aset-aset milik Pemkot serta sebagai bahas evaluasi akibat kejadian kebakaran ini, Ridho Yahya menegaskan, kedepannya akan hati-hati dalam penggunaan listrik. Semua peralatan yang menggunakan listrik, lanjutnya, kalau sudah dipakai harus dicabut untuk seluruh perkantoran.

“Yang namanya bencana apapun yang terjadi kita terima. Disamping kita evaluasi, kita hadapi dengan tegar. Yang terpenting kedepan bagaimana kita menyelesaikan masalah ini, jangan sampai kita terlarut. Kedepan akan kita bangun lagi,” harapnya.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi SIP MSI didampingi Kanitres, Ipda Budi Anhar SH MSi membenarkan hal itu. “Iya betul, kejadiannya subuh tadi. Anggota telah ke lokasi. Tidak ada korban jiwa, apa penyebab kebakaran masih kita selidiki. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya. RAY

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed