oleh

Antisipasi Serangan OPT, Terapkan Budidaya Tanaman Sehat

MURATARA, PE – Guna melindungi produksi pangan dari serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), Dinas Pertanian, Perikanan (Dispertanikan) Kabupaten Musi Rawas Utara memberikan ‘siraman rohani’ kepada petugas OPT, Petugas Penyuluh Pertanian (PPL), dan kelompok tani.

Kepala Dispertanikan Kabupaten Muratara Ir Suhardiman mengatakan, beberapa hari lalu sejumlah petugas pertanian, baik Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) diberikan wejangan untuk melindungi produksi pangan dengan Penerapan Budidaya Tanaman Sehat (PETA BTS).

“Upaya apa saja yang dilakukan para Gapoktan tersebut, berupa pengolahan tanah sempurna dengan menggunakan varietas benih tahan OPT,” katanya, Kamis (25/11/2021).

Ia menjelaskan secara rinci Penerapan Budidaya Tanaman Sehat (PETA BTS) perlakuan benih. Sebelum penyemaian, dilakukan penanaman refugia sedini mungkin di areal persawahan guna meningkatkan populasi musuh alami.

“Dalam PETA BTS juga pengendalian OPT dengan memanfaatkan agen pengendali hayati. Selanjutnya melakukan pemupukan secara berimbang, dan spesifikasi lokasi,” jelasnya.

Pengendalian OPT menggunakan pestisida, ia melanjtkan, menerapkan enam ketepatan, yakni tepat sasaran, tepat mutu, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara penggunaan.

“Terakhir dalam pengendalian hama tikus dilakukan sanitasi lingkungan secara terus-menerus dan dalam skala luas. Beberapa daerah dapat memanfaatkan musuh alami OPT, seperti burung, sehingga hasil pertanian maksimal,” pungkasnya. SIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed