oleh

Kemenkominfo Ajak Cekal Bahaya Pornografi dan Pelecehan Seksual di Internet

PALEMBANG, PE – Pornografi dan pelecehan seksual dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, begitupun dalam dunia digital. Untuk mengetahui bagaimana pelecehan seksual bisa terjadi di dunia digital dan cara mencegahnya, rangkaian Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali bergulir dengan tajuk “Cegah dan Tangkal (Cekal) Bahaya Pornografi dan Pelecehan Seksual di Internet”, Rabu (24/11).

Pada webinar yang menyasar target segmen siswa, dihadiri oleh ratusan peserta daring (dalam jaringan) ini dipandu moderator Azzura Intan. Hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Ika Dwinita Sofa SP MBA (Group Head of Strategic Management/ Corporate Planning), Mariana RA Siregar MIkom (Akademisi Bidang Komunikasi), dr Desi Oktariana MBiomed (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya) dan Rini Anggraini MPd (Wakil Kepala SMP Negeri 12 Palembang Bidang Kurikulum, CGP Angkatan 4 Kota Palembang). Sebagai key opinion leader (KOL) diundang Erisa Fadhila (MC, Conten Creator (IG & TikTok).

Narasumber pertama, Ika Dwinita Sofa mengimbau peserta webinar, terutama kalangan orang tua, agar menggunakan akses internet untuk mencari tahu perkembangan dunia digital anak dan pengasuhan di era digital.

Lebih lanjut Mariana RA Siregar menuturkan, teknologi membuat anak melakukan tindakan kriminal tanpa disadari keterlibatan anak secara aktif di internet dan kebiasaan mendokumentasikan, mempublikasi dan membagikan foto atau video yang sangat privasi, tanpa disadari perilaku ini berisiko saat foto ataupun video tersebut tersebar ke masyarakat melalui internet.

Selanjutnya narasumber ketiga Desi Oktariana menjelaskan, hal-hal yang harus dilakukan pada budaya digital. Bijak menggunakan gadget dan teknologi digital lainnya. Membangun komunikasi positif kepada orang tua, anak dan kerabat.

“Selalu lakukan verifikasi dalam menerima segala informasi dan orang tua selalu tetap melakukan pengawasan (control) dan anak jangan jauhkan dirimu dari kontak atau kontrol orang tua,” bebernya.

Rini Anggraini sebagai narasumber keempat mengatakan etika digital adalah kemampuan individu dalam menyadari, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata Kelola etika digital, misalnya menghargai hasil karya orang lain menghormati budaya atau kebiasaan orang lain dari daerah atau negara yang berbeda, tidak menyebar hoaks dan tidak menyebarkan ujaran kebencian.

“Yang terakhir keamanan digital yaitu kemampuan individu dalam mengenali, menganalisis, meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan data diri. Adapun contohnya yakni tidak menyebarkan informasi pribadi, tidak berbagi password atau pin dengan orang lain dan hati-hati dengan malware (virus, spyware),” jelasnya.

Webinar dibuka dengan menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar dan dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI. Lantas keynote speech kedua disampaikan Wali kota Palembang H Harnojoyo yang mengapresiasi penyelenggaraan webinar tersebut.

Lebih lanjut dalam sesi tanya jawab, moderator mempersilakan empat penanya terpilih untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada keempat narasumber secara berurutan. Karena antusias peserta cukup tinggi untuk bertanya, moderator juga memilih enam peserta lagi untuk berkesempatan mendapat hadiah langsung berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp 100 ribu.

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel membenarkan bahwa webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Alhamdulillah, antusias masyarakat mengikuti webinar ini masih tinggi. Kami sangat bersyukur, melalui kegiatan literasi digital ini, sesuai dengan arahan Kemenkominfo untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat khususnya di wilayah kota Palembang melalui gerakan Webinar Literasi Digital 2021 Kota Palembang,” kata Suryati.

Webinar selanjutnya akan digelar kembali pada Kamis (25/11) dengan materi bertema “Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital” dengan menampilkan beberapa narasumber di antaranya Ir. Prayudi Widyanto, MM (Professional Bussiness Coach), Muhaimin SIP MA (CEO Nextup ID), Lastri Widya Astuti MKom (Kepala Lembaga Pengembangan Akademik dan Penjaminan Mutu/LPAPM Universitas IGM Palembang) dan Prima Iswarti SPd (Kepala SMP Negeri 47 Palembang). IQB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed