oleh

50 Pasangan Mengikuti Isbat Nikah Massal

BANYUASIN, PE – Sebanyak 50 pasangan mengikuti isbat nikah massal di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini digelar Bagian Kesra Setda Banyuasin, yang dihadiri Bupati H Askolani SH MH. Kali ini bertempat di Kantor Camat Tanjung Lago, Rabu (24/11/2021).

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH mengatakan, isbat nikah merupakan salah satu program Banyuasin Religius, yang sangat penting untuk memberikan kepastian identitas hukum kepada masyarakat atas pernikahannya.

Sebab mereka sudah lama hidup berumah tangga dan sah menurut agama Islam, tapi secara administrasi negara belum tercatat, sehingga dokumen kependudukan, buku nikah, dan akte kelahiran belum punya.

“Alhamdulillah, isbat nikah yang merupakan Program Banyuasin Religius bertujuan membantu warga yang selama ini belum memiliki buku nikah,” ujar Askolani.

Jika tidak ada buku nikah, ia melanjutkan, itu bisa jadi penghalang untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah, karena belum lengkap dokumen.

“Jadi, isbat nikah adalah cara yang dapat ditempuh oleh pasangan suami istri yang menikah secara sah menurut hukum agama, untuk mendapatkan pengakuan agama atas pernikahan yang telah dilangsungkan oleh keduanya beserta anak-anak yang lahir selama pernikahan, sehingga pernikahan tersebut berkekuatan hukum,” ujar Askolani.

Bupati menyebutkan, isbat nikah ini untuk membantu dan melayani warga. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Pemkab Banyuasin, Pengadilan Agama Pangkalan Balai, dan Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin.

“Saya ucapkan selamat kepada peserta yang mengikuti isbat nikah dan menerima buku nikah. Terima kasih kepada semua pihak terkait, yang sudah membantu pelaksanaan isbat nikah,”katanya.

Kabag Kesra Dr H Salni Fajar mengatakan, isbat nikah ini untuk membantu warga Banyuasin dalam mengurus dokumen kependudukan berupa buku nikah, akte kelahiran, kartu keluarga, dan paspor.

“Alhamdulillah, program ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Bergilir dalam kecamatan wilayah Banyuasin. Peserta sangat antusias. Mereka senang diberikan buku nikah,” katanya. BUD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed