oleh

Minim Perhatian, ke OKU Naik Motor

Panjat Tebing OI Target Berprestasi

INDRALAYA. PE- Meskipun tidak ada perhatian dalam bentuk dana bantuan dari Pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir maupun dari KONI Ogan Ilir, cabang olahraga Panjat Tebing Ogan Ilir nekat berangkat ke OKU Timur untuk mengikuti kegiatan Porprov demi mengharumkan nama Ogan Ilir tercinta.

Hanya bermodalkan sepeda motor, masing-masing atlet berangkat menuju lokasi kejuaraan dari Bumi Caram Seguguk. Tekatnya tidak ada lain demi mengharumkan nama Ogan Ilir, di kancah kegiatan olahraga tahunan terbesar di Sumsel tersebut.

“Kami berterima kasi kepada Ketua FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia red) Pak Aril Ortega yang rela merogok kocek pribadi, untuk membiayai kami berjuang di ajang Porprov di OKU ini,” ujar Muhammad Agung Erlangga atlet Panjat Tebing Ogan Ilir ini.

Pria yang akrab disapa Kone ini saat ini sudah masuk di perempat final Porprov, dan tidak menutup kemungkinan melangkah final. Mengingat, semangat juangnya yang tinggi. “Mudah-mudahan masuk final, kita akan tunjukkan kepada mereka yang memandang kami sebelah mata,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua FPTI Ogan Ilir, Aril Ortega mengakui, bahwa pihaknya keterbatasan dana. Namun, meskipun demikian, pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk tanah kelahirannya.

“Tolong doanya, dengan segala keterbatasan dana, kita bisa memberikan yang terbaik untuk Ogan Ilir yang kita cintai ini,” ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini.

Dikatakannya, pihaknya menerjunkan empat atlet dalam ajang Porprov ini. Dua saat ini sedang berjuang, dan dua tidak bisa ikut karena terlambat melakukan verifikasi data.

“Keempat atlet ini meski dua diantara tidak ikut lomba, tapi mereka tetap hadir memberikan motivasi kepada rekannya,” ungkapnya saraya mengakui, atletnya hadir pada ajang ini mengendarai sepeda motor dari Ogan Ilir ke OKU Timur.

Di ajang Porprov, atlet panjat tebing Ogan Ilir turun diseluruh kategori. Seperti Muhammad Agung Erlangga, yang turun di delapan kategori, yakni kategori Lead Individu dan Tim, kategori Speed Klasik Individu dan Tim, serta Boulder Individu dan Tim.

Sedang Rifki Wijaya turun di kategori Lead Time, speed Time, Bolder Time, Combined Perorangan dan Tim. “Sekali lagi mohon doanya ya, semoga kita bisa berbicara banyak diajak ini. Target kita, minimal satu emas sudah cukup baik,” tukasnya.

Sementara itu Ketua KONI Ogan Olir, Aswan Mufti saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat, mempersilahkan hal itu diberitakan.

“Kauni dak tau cerito,”katanya, tanpa memberikan klaritfikasi terkait atlet panjat tebing dan kondisi FPTI Ogan Ilir tersebut. VIV

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya