oleh

Satu Bulan Satu Rumah, Wawako Apresiasi Kerja Baznas Kota Palembang

PALEMBANG, PE – Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengapresiasi kerja Badan Amil Zakat, Infaq dan Sadakah (Baznas) Kota Palembang yang menargetkan satu bulan satu rumah untuk program bedah rumah. Melalui program ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Palembang.

Hal ini disampaikan Fitri usai menerima audensi jajaran kepengurusan Baznas Kota Palembang. “Kita sangat apresiasi keinginan Baznas sekaligus mendukung target untuk merealisasikan program bedah rumah satu bulan satu rumah, artinya dalam satu tahun 12 rumah. Ini tentu meningkat dari tahun sebelumnya hanya 6 unit rumah pertahun dalam program bedah rumah,” ujar Fitri, Rabu (18/11).

Selain itu, Baznas juga ada program Sedekah Rumah, dimana masyarakat penerima bantuan ini akan mendapatkan rumah secara gratis mulai dari bangunan sampai sertifikat lahan. “Saya pikir ini program yang sangat bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dalam mengentaskan kemiskinan. Melalui dana umat ini, Baznas lebih transparan untuk menyalurkan dana yang telah dihimpun untuk membantu masyarakat tidak mampu tersebut,” katanya.

Baca Juga  Sedekah Dalu Ala Baznas, Sasar Fakir Miskin dan Tukang Becak

Fitri menegaskan, agar masyarakat yang menerima bantuan Sedekah rumah tersebut memang betul-betul tidak memiliki rumah dan data bisa bekerja sama dengan Dinas Sosial supaya tepat sasaran. Ia juga meminta agar, Baznas dapat menyisihkan sebagian dana tersebut untuk santunan bagi musibah kebakaran, karena diakuinya musibah kebakaran kerap terjadi dan tentu hal ini dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat yang mendapat musibah.

“Tak hanya itu, tadi Baznas juga meminta bantuan kami untuk mendapatkan gedung baru, kita akan inventarisir aset-aset pemerintah yang tidak difungsikan, supaya dapat dimanfaatkan oleh Baznas agar tempat lebih representatif,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi mengatakan, program-program yang telah disusun ditargetkan dapat terealisasi, tentu perlu dukungan semua pihak. “Mudah-mudahan ke depan dapat banyak masyarakat berzakat tidak hanya di kalangan ASN namun juga di kalangan swasta atau masyarakat luas lainnya, saya yakin kalau bergotong royong kita mampu mewujudkan program tersebut,” jelasnya. DYN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya