oleh

Kenali Upaya Melindungi Anak di Ranah Daring

PALEMBANG, PE – Keluarga merupakan pihak yang dianggap cukup mampu untuk mengantisipasi bahaya penggunaan internet pada anak. Nah, untuk mengenali bagaimana peran keluarga dalam melindungi anak di era digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) kembali menyelenggarakan Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kota Palembang dengan tema “Kenali Upaya Melindungi Anak di Ranah Daring (Dalam Jaringan)”.

Empat narasumber yang dinilai punya kompetensi dalam pembahasan tema di atas langsung dihadirkan secara virtual yakni Dr (C) Rr Vemmi Kesuma Dewi Mpd (Akademisi Bidang Pendididikan dan Praktisi Pendidikan Ramah Anak), Feri F Alamsyah MIKom (Dosen Ilmu Komunikasi), Sudarmi MPd (Kepala SMP Negeri 45 Palembang), dan Rio Yuliansyah Z SPd (Wakil Kepala SMA Srijaya Negara Palembang Bidang Kesiswaan). Keempatnya pun dihadirkan menyampaikan materi dengan durasi penyampaian sekitar 20 menit.

Mengutip pemaparan narasumber Rio Yuliansyah yang membeberkan sejumlah dampak positif dari transformasi digital berupa pembelajaran dalam jaringan atau daring. Antara lain memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan, mempercepat dan mempermudah proses informasi, mudah mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru, menjual produk ke pasar yang lebih luas dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Baca Juga  Tantangan Generasi Milenial Menjadi Pemimpin di Era Digital, Ini Kata Kemenkominfo

Dampak negatif pembelajaran daring jelas Rio di antaranya ancaman putus sekolah, penurunan capaian belajar, anak berpotensi menjadi korban kekerasan rumah tangga, anak berisiko kehilangan pembelajaran atau learning loss, lalu ke lima keterbatasan gawai dan kuota internet sebagai fasilitas penunjang. Terakhir bunyinya anak kurang bersosialisasi.

“Bagaimana cara melindungi anak di ranah daring? Bisa dimulai dari mengajarkan pentingnya privasi, menerapkan batasan-batasan bermain internet, menjelaskan mengenai cyber bullying, manfaatkan fitur parental control, sediakan kegiatan lain serta menjadi orang tua yang melek teknologi,” tukas Rio.

Webinar ini sendiri dimulai pukul 09.00 yang dibuka oleh moderator Sonnaria. Kemudian menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar dan dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

Lantas keynote speech kedua disampaikan Wali Kota Palembang H Harnojoyo yang mengapresiasi penyelenggaraan webinar tersebut. Selain itu, turut hadir menghangatkan suasana dan memotivasi peserta webinar yakni Wahyu Wiwoho (Senior Anchor Metro TV) sebagai Key Opinion Leader (KOL).

Lebih lanjut dalam sesi tanya jawab, moderator mempersilakan empat penanya terpilih untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada keempat narasumber secara berurutan. Karena antusias peserta cukup tinggi untuk bertanya, moderator juga memilih enam peserta lagi untuk berkesempatan mendapat hadiah langsung berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp 100 ribu.

Baca Juga  Sukses Belajar Online, Berikut Penjelasan Narasumber Webinar Literasi Digital 2021

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel membenarkan bahwa webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diikuti secara daring oleh 996 orang peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

“Untuk webinar selanjutnya, diselenggarakan Selasa (16/11) dengan tema Aksebilitas dan Fitur Sosial Media Bagi Penyandang Disabilitas yang menghadirkan empat narasumber berkompeten antara lain Dr Lintang Ratri Rahmiaji SSos MSi (Dosen Ilmu Komunikasi Undip, Japelidi), Aris Yohanes Elean (Staf Tenaga Pendidik (TENDIK) SLB-A Pembina Tingkat Nasional), Sri Warih Handayani SPd (Waka Kurikulum Unit Kerja SLB-B Negeri Pembina Palembang), dan Dr M Zawawi MPd (Staf BPSDMD Provinsi Sumsel, Pembina GERKATIN Sumsel),” tutup Suryati. IQB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya