oleh

Tuntut Usut Dugaan Korupsi, Massa Datangi Kejati Sumsel

PALEMBANG, PE – Puluhan massa yang tergabung dalam Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) DPD Palembang, mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Senin (18/10).

Kedatangan puluhan massa ini untuk menuntut Kejati Sumsel agar mengusut tuntas dugaan korupsi yang ada di KONI Palembang dari tahun 2014-2020 dan KONI Sumsel tahun 2019, 2020 dan 2021.

Demikian diungkapkan koordinator lapangan, Feriyandi SH. “Kami menuntut agar Kejati Sumsel mengusut adanya dugaan korupsi di KONI Palembang dan KONI Sumsel, karena adanya beberapa kegiatan penyimpangan KKN yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ujarnya disela-sela demo di Kejati Sumsel.

Pihaknya meminta Kejati Sumsel menyelidiki laporan yang diberikan pihaknya, untuk mengungkap indikasi adanya korupsi di KONI Palembang maupun KONI Sumsel.

“Kita bakal mendukung Kejati Sumsel dalam hal pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme di Sumsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Ekonomi dan Keuangan Bagian Intelijen, Chandra mengatakan, bahwa berkas yang diserahkan oleh BPI KPNPA RI DPD Palembang sudah diterima oleh pihaknya.

“Berkas sudah kita terima, dan akan kita tindaklanjuti dengan membuat tim. Untuk mengusut tuntas kasus ini kita akan memerlukan waktu, sehingga kita harapkan semua pihak dapat bersabar dan kita pastikan berkas itu akan kita tindaklanjuti,” tutupnya.

Sementara Suparman Roman, Sekretaris KONI Sumsel sekaligus Mantan Ketua KONI Kota Palembang mengatakan, terkait demo yang dilakukan di Kejati Sumsel pihaknya bakal membentuk tim hukum.

“Itu hak mereka dalam demokrasi, tapi menyikapi hal itu kita membentuk tim hukum dan mengkaji permasalahan itu dan jika ada unsur fitnah tentunya kita akan membawa hal ini ke jalur hukum juga,” jelasnya.

Ditempat berbeda, Ketua KONI Kota Palembang, Anton Nurdin mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui masalah itu. “Itu kejadiannya bukan di masa saya menjabat, sehingga kami tidak bisa berkomentar terlalu jauh mengenai hal itu,” bebernya.

Terkait aksi demo yang dilakukan BPI KPNPA RI DPD Palembang, lanjut dia, bahwa masalah itu sudah selesai karena telah dilakukan pemeriksaan oleh BPK. “Menurut saya masalah itu sudah selesai karena sudah dilakukan pemeriksaan oleh BPK waktu itu. Selain kejadian itu juga saya tidak tahu, karena bukan pada zaman saya. Saya baru dilantik tahun ini,” pungkasnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed