oleh

“Pendampingan Sejarah Lokal Materi Sejarah Palembang”

PALEMBANG.PE- Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2021 menggelar webinar kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan mengangkat tema “Pendampingan Sejarah Lokal Materi Sejarah Palembang dalam Perjalanan Waktu Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP Se-kota Palembang, Jumat (15/10).

Agenda pengabdian masyarakat prodi pendidikan sejarah FKIP Unsri turut dihadiri oleh koordinator program studi pendidikan sejarah FKIP UNSRI Dr. Syarifuddin, M.Pd, Sekretaris MGMP Kota Palembang Wita Haryanti, S.Pd., M.Si dan Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (Agsi) cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Merry Hamraeny.

Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang juga dosen prodi pendidikan sejarah Unsri yaitu Dr. Syarifuddin, M.Pd. dengan materi pengembangan dan penulisan buku ajar.

Lalu Dr. Dedi Irwanto, S.S., M.A. dengan materi sejarah lokal di Palembang yang beberapa bisa di tulis.

Selain itu Aulia Novemy Dhita, M.Pd, Muhammad Reza Pahlevi, M.Pd. Andromeda Aderoben dan Imam Lazio, dengan materi pengenalan buku teks sejarah lokal Palembang untuk sekolah menengah atas.

Dalam materinya Dr, Syarifuddin, M.Pd menjelaskan mengenai pengertian buku ajar, landasan penyusunan buku ajar, ciri dan karakteristik buku ajar yang ideal, aspek penulisan buku ajar, dan struktur buku ajar.

Sedangkan Dr. Dedi Irwanto, S.S., M.A menjelaskan materi mengenai sejarah lokal di Palembang. Dimana beberapa hal yang bisa ditulis seperti sejarah Palembang klasik yang mencangkup masa Kerajaan Sriwijaya, sejarah Palembang pada masa Islam yang mencangkup Kerajaan Palembang dan Kesultanan Palembang, sejarah Palembang pada masa kolonial yang mencangkup Palembang dibawah pendudukan kolonial baik perdagangan, perekonomian, sistem pemerintahan, sistem pendidikan dan pergerakan politik di Palembang.

Dedi Irwanto yang juga Sejarawan Sumsel ini juga turut menjelaskan Palembang pada masa peralihan, seperti pemerintahan kolonial di Palembang, Negara Sumatera Selatan di Palembang, tentara dan laskar di Palembang dan pemerintahan sipil di Palembang.

Sedangkan pemateri lainnya Aulia Novemy Dhita, M.Pd., Muhammad Reza Pahlevi, M.Pd, Andromeda Aderoben, dan Imam Lazio, menjelaskan tentang buku teks materi sejarah Kota Palembang untuk siswa menengah atas kelas XI.

Dalam buku teks yang sedang digarap oleh tim dosen pendidikan sejarah FKIP Unsri, ditulis dengan mengangkat berfikir historis yang dikembangkan.

Dalam penyusunan buku teks sejarah Kota Palembang yang mengangkat konsep berfikir kronologis yang mengangkat materi seperti kolonialisme Belanda di Palembang, pendudukan Jepang di Palembang dan kemerdekaan Indonesia di Palembang. Selain iu dalam pengembangan buku teks sejarah Kota Palembang, disusun bedasarkan unsur-unsur berfikir kronologis seperti tempat, jarak, durasi, dan keserentakan yang diterapkan dalam buku teks sejarah Kota Palembang yang membuat buku teks ini sedikit berbeda dari buku teks pada umumnya yang digunakan di sekolah.

Dalam buku teks sejarah Kota Palembang, menurutnya juga memuat garis waktu yang diharapkan dapat mempermudah dalam menghubungan sejarah yang berbeda tempat dan dihubungkan dengan garis waktu. Dikarenakan untuk memahami sebuah sejarah yang harus mengetahui mengenai fakta sejarah dan waktu, yang sesuai dengan konsep berfikir historis.

Sedangkan Muhammad Reza Pahlevi, M.Pd menjelaskan, bahwa buku ini memilki garis waktu disetiap bab yang ditujukan untuk mempermudahkan siswa untuk mengetahui waktu-waktu penting dalam sejarah Kota Palembang.

Garis waktu ini juga disesuaikan dengan materi dan menjelaskan pokok bahasan, sesuai dengan tema-tema tertentu. Dalam buku ajar ini juga dilengkapi dengan latihan uji kompensi siswa disetiap akhir bab dan semester. Selanjutnya buku teks ajar sejarah Kota Palembang dimuat dengan narasi yang dapat dengan mudah diterima oleh peserta didik sekolah menengah atas, yang mampu membawa permasalahan secara perlahan ke peserta didik.

Dalam buku ini menurutnya, memuat banyak sekali gambar yang diharapkan peserta didik dapat nyaman dan menyukai membaca buku ajar sejarah Kota Palembang.

Buku ajar sejarah Kota Palembang turut dilengkapi qr code yang dapat diakses peserta didik untuk mengakses gambar yang beresolusi tinggi atau gambar yang lebih jelas, dan juga menautkan ke video yang ada di Youtube.

Ada harapan dari tim pengabdian agar guru-guru sejarah yang tergabung dalam MGMP Sejarah Kota Palembang, untuk dapat membuat buku ajar sejarah lokal mereka sendiri.

Selain itu, kegiatan ini juga akan menghasilkan produk berupa book chapter yang berisi tulisan-tulisan sejarah lokal dari peserta kegiatan. DUD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed