oleh

Cerdas Memanfaatkan Ruang Digital untuk Pembelajaran

PALEMBANG, PE – Belajar online atau dalam jaringan (daring) sudah jadi kebutuhan di mana-mana menyusul terjadinya pandemi virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) yang mengharuskan kita mengurangi aktifitas di luar rumah.

Untuk mengedukasi bagaimana kita memanfaatkan ruang digital untuk belajar online, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) menyelenggarakan Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang, dengan tema “Cerdas Memanfaatkan Ruang Digital Untuk Pembelajaran”, Kamis (7/10).

Empat narasumber berkompeten dihadirkan dalam webinar tersebut  Dionni Ditya Perdana MIKom (Akademisi dan Penggiat Literasi Digital), Meida Rachmawati SE MM MH (Dosen dan Direktur Nusantara Training and Research), Dr Arwan MPdI (Dosen Universitas Islam Negeri/UIN Raden Fatah Palembang) dan Hilayati MPdI (Wakil Kepala MTs Negeri 1 Palembang Bidang Kurikulum)

Salah seorang narasumber Dr Arwan MPdI yang juga pelaku di dunia pendidikan Sumsel berpesan agar kita tidak langsung ikut menyebarluaskan jika tiba-tiba mendapat kiriman konten yang masuk dalam kategori hoaks atau berbau porno atau unsur SARA. “Jangan dikomentari, dan dilihat dulu dengan teliti medsos yang ada,” imbaunya.

Selanjutnya, Arwan pun menanggapi pertanyaan salah seorang peserta, bagaimana cara menghadapi orang yang belum mengerti penggunaan media sosial. Menurut dia, kalimat  atau kata-kata kaum anak-anak yang sedang mengekspresikan diri melalui sosmed tanpa mereka paham siapa saja yang sedang berinteraksi.

“Kita harus paham dulu ketika mau menyampaikan informasi media itu, kita butuhnya apa? Untuk belajar, sekadar download game atau untuk apa? Perlu diingat ada orang lain di luar kita yang belum tentu sama dengan pemikiran kita. Gunakan kata-kata yang sopan dan standar bahasa Indonesia yang baku karena jika menggunakan bahasa gaul tidak menutup kemungkinan orang lain akan tersinggung atau marah,” tukasnya.

Sementara narasumber terakhir, Hilayati memaparkan tentang beberapa sistem seperti tema belajar, maupun zoom metting dan proses ruang belajar sekarang ini sangat bervariatif.

“Sudah disiapkan semua untuk anak didik, jadi tinggal pakai. Selanjutnya tatap muka, berhubung situasi masih pandemi maka baru beberapa persen yang melakukan.  Selanjutnya untuk class room, WA grup, dan beberapa fasilitas lain yang bisa digunakan saat ini untuk memperlancar proses pembelajaran. Literasi digital ini digunakan untuk semua orang, bukan hanya untuk pelajar saja. Jadi mari berkreasi dan berkreatif dengan pemahaman dan kemampuan yang ada,” pungkasnya.

Webinar ini sendiri dimulai pukul 09.00 yang dibuka oleh moderator Ayu Irti B Qolby. Kemudian menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar dan dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

Lantas keynote speech kedua disampaikan Wali Kota Palembang H Harnojoyo yang mengapresiasi penyelenggaraan webinar tersebut. Selain itu, turut hadir menghangatkan suasana dan memotivasi peserta webinar yakni Nina Kardiana alias @ninadubidudam (Owner @omo.bites & @lulalila.id & Mompreneur) sebagai Key Opinion Leader (KOL).

Lebih lanjut dalam sesi tanya jawab, moderator mempersilakan empat penanya terpilih untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada keempat narasumber secara berurutan. Karena antusias peserta cukup tinggi untuk bertanya, moderator juga memilih enam penanya lagi untuk berkesempatan mendapat hadiah langsung berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp 100 ribu.

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel membenarkan bahwa webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diikuti secara daring oleh 733 orang peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

“Untuk webinar selanjutnya, diselenggarakan Senin (11/10) dengan tema Stop di Kamu! Lawan Pelecehan Seksual di Media Digital yang menghadirkan empat narasumber berkompeten antara lain Kemas Ari Panji (Dosen UIN Raden Fatah Palembang) dan Farizal Imansyah MPd (Kepala Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Palembang),” tutup Suryati. IQB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed