oleh

Dua Masjid di OI Jadi Sentra Pelayanan Vaksinasi Covid -19

INDRALAYA. PE- Dewan Masjid Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, SKK Migas Sumbagsel, PHR Regional 1 Zona 4 Provinsi Sumsel, menggelar vaksinasi yang dipusatkan di dua Masjid yakni Masjid An-Nur Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai dan Masjid Al Ikhsan yang bertempat tepat di lokasi SMPN 1 Indralaya, Rabu (6/10/2021).

Ketua PP DMI Bidang Kesehatan dan Sanitasi, Dr. H. Abidinsyah Siregar mengungkapkan, giat vaksinasi ini merupakan yang pertama dilakukan di Provinsi Sumsel. Ia menuturkan, ini merupakan pendekatan vaksinasi kepada masyarakat melalui masjid.

“Ini merupakan vaksinasi dosis pertama. Adapun dalam vaksinasi kali ini kita menggunakan vaksin Sinovack,” terangnya didampingi Anggino Ma Hendrawan sebagai Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Ketua DMI Sumsel dan Ketua DMI OI.

Ditambahkanya, untuk di wilayah Sumsel, pihaknya baru bekerjasama di lima wilayah Kabupaten /kota yakni di Kabupaten Ogan Ilir, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara dan Kota Palembang.

“Target kita itu 1500 dosis perharinya di setiap Masjid. Untuk di OI dibagi dua Masjid Artinya 750 permasjidnya. Mengapa demikian, karena kalau kita hitung per satu jamnya terdapat 100 dosis yang disuntikan, maka kalau 5 jam bisa 500 dosis, itu kita lihat tadi petugas medisnya di bagi ke dalam beberapa kelompok. Mudah-mudahan target kita ini dapat terwujud,” terangnya

Dijatakannya juga, saat ini Indonesia menempati urutan kelima tingkat internasional dalam pelayanan vaksinasi dengan lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia telah menerimaa vaksinasi. “Kalau vaksinasi di Sumsel itu sekitar 27 hingga 30 persen,” ungkapnya

Disinggung terkait kelangkaan pasokan vaksin dan tidak meratanya vaksinasi kepada masyarakat di setiap daerah di Indonnesia, ia mengatakan itu tergantung bagaimana pemerintah setempat dalam mengupayakan dan meresponya.

Pemkab OI dalam hal ini Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar yang diwakilkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) H Muhsin Abdullah mengatakan sangat berterimakasih dan menyambut baik giat sentra vaksinasi tersebut.

“Alhamdullah masyarakat terbantukan dengan adanya vaksinasi diluar kebiasaan (program pemerintah) yang biasa kita lakukan. Bagi kami Pemerintah OI mempersilahkan siapa saja yang mempunyai prakarsa yang bisa mendatangka vaksin, dan bekerjasama dengan pemerintah untuk memasok atau menyuplai vaksin” ungkapnya

Diungkapkannya, sebelumnya vaksinasi dilakukan oleh TNI dan Polri, pemerintah dan sekarang dari DMI beketjasama dengan SKK Migas. “Kita tunggu nanti siapa lagi yang dapat mensuplai vaksin ini sebanyak-banyaknya untuk masyarakat kita, agar kita dapat mengejar Herd Immunity,” tukasnya. VIV

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed