oleh

Wajib Tahu, Gelebak Dalam Dulunya Wilayah Logistik Sultan Bahauddin

PALEMBANG, PE – Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin secara spesial memenuhi undangan pengajian warga Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, kemarin.

Kepada palpres.com, Sultan Iskandar menjelaskan, Desa Gelebak Dalam memiliki cerita yang berkaitan dengan Kesultanan Palembang Darussalam. Desa ini, sambung dia, merupakan wilayah logistik pada masa Sultan Muhammad Bahauddin bin Sultan Susuhunan Ahmad Najamuddin Adi Kusumo.

“Dulu desa ini bernama Sri Kuto Parung Priayi, namun setelah kemerdekaan berganti nama menjadi Gelebak Dalam,” terang Sultan Iskandar.

Untuk itulah, sambung dia, pihaknya melakukan pembinaan kepada warga yang ada di desa ini mulai dari pelestarian adat istiadat, ketauhidan hingga pengembangan ekonomi. Pembinaan sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2006 silam.

“Dari sektor ketauhidan, kita melakukan pembinaan ilmu agama, pengajian, kadang juga cawisan,” jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan ekonomi warga dengan membentuk sentra ekonomi. Sebelumnya, warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani padi harus berurusan dengan pengijon atau orang yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan memanfaatkan masyarakat kecil.

“Selanjutnya kita bina mereka agar tidak lagi berurusan dengan pengijon. Alhamdulillah sekarang petani bisa panen dua kali dalam setahun dengan luas lahan sekitar 1.000 hektar,” sebut Sultan Iskandar.

Selain itu, pihaknya juga membantu warga dengan membuat sodetan untuk mengaliri air sungai yang asam menjadi tawar sehingga bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan lainnya. “Kami juga bersyukur kepada warga yang masih melestarikan pembuatan tanjak kepada anak muda, sehingga tanjak sebagai perlengkapan pakaian adat,” jelasnya. RIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainya