oleh

Vaksin Pelajar Ujung Tombak Meminimalisir Covid 19

LUBUKLINGGAU.PE- Camat Lubuklinggau Selatan II, Ahmad Azhari mengungkapkan, pemberian vaksin terhadap para pelajar SMP dan SMA merupakan salah satu langkah kongkret yang dilakukan pemerintah dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19 dilingkungan sekolah.

Terlebih saat ini penerapan proses belajar mengajar secara tatap muka dalam kelas, mulai diberlakukan disetiap sekolah. “Pelajar juga merupakan ujung tombak dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19, jadi sangat perlu divaksin. Meski begitu setelah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan,”ujarnya saat memantau pelaksanaan vaksin tahap pertama bagi pelajar UPT SMAN 4 Kota Lubuklinggau, Selasa (14/9).

Menurutnya, pemberian vaksin yang bekerjasama dengan Polres Kota Lubuklinggau bakal berhasil jika kesadaran penerapan hidup sehat tetap dilakukan bersama-sama. “Kami imbau kepada pelajar jangan takut dan ragu untuk divaksin, karena untuk kesehatan semua,” pintanya.

Kepala SMAN 4 Erwin Susanto kepada wartawan mengatakan, target yang diberikan pihak kepolisian 1000 vaksin. Sehingga selain pelajar mereka berjumlah 816 vaksin juga diberikan kepada anak guru, warga sekitar dan beberapa pegawai Hotel Dafam.

“Pelajar kita ada beberapa yang sudah divaksin. Ini harus disegerakan, supaya tidak ada lagi kalangan pelajar yang tertular Covid- 19. Namun bagi pelajar yang telah disuntik serum anti Corona, tidak boleh lengah. Pelajar tetap wajib mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono kepada wartawan mengatakan, vaksin yang digunakan yakni Vaksin Merdeka Sinovac dan vaksinasi akan terus digalakkan sampai semua pelajar di Lubuklinggau mendapatkan vaksin.“Alhamdulillah stok vaksin terus mencukupi. Dengan vaksin ini kita harapkan pelajar dapat ikuti dengan baik, sehingga herd imunity kita tercapai,”pungkasnya. JEJE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainya