oleh

27 Sekolah Siap Bersaing di LCC Museum 2021

PALEMBANG, PE – Rabu (15/9) besok, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum 2021 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Sumatera Selatan (Sumsel) di Museum Negeri Sumsel bakal dimulai. Pelaksanaannya sendiri selama dua hari yakni sampai Kamis (16/9). Kegiatan LCC kali ini mengangkat tema “Membangun Generasi Muda Berkarakter dan Berwawasan Budaya”.

Menurut Kepala Musuem Negeri Sumsel H Chandra Amprayadi SH, kegiatan ini berlatar belakang tugas Museum untuk menyebarluaskan informasi benda sejarah dari berbagai ragam bentuk warisan budaya nusantara dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap museum dengan memanfaatkan koleksi Museum dalam berbagai kegiatan.

“Untuk mencapai signifikan internalisasi masyarakat terhadap museum perlu dilakukan upaya yang signifikan mengingat kecintaan masyarakat terhadap museum dirasa kurang, maka Museum melakukan gerakan “Ayo ke Museum” melalui berbagai kegiatan, salah satu di antaranya adalah kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum yang dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terutama kalangan pelajar terhadap Museum khususnya Museum Negeri Sumsel,” beber Chandra dalam sambutannya pada acara Technical Meeting LCC Museum 2021 di ruang Auditorium Balaputra Dewa Museum Negeri Sumsel, Selasa (14/9).

Sementara, Ketua Panitia LCC Museum 2021, Tamzi menyebutkan, Peserta LCC Museum untuk siswa SMP/MTs se-Sumsel adalah satu tim terdiri dari 3 siswa yang berasal dari 27 SMP/MTs se-Sumsel. Peserta yang sudah menjadi juara 1 dan mewakili di Tingkat Nasional tahun 2020 imbuh Tamzi tidak diperkenankan mengikuti Lomba Cerdas Cermat Museum tahun 2021.

“Peserta dan Guru pendamping wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes) virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) antara lain mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Jika tidak mentaati aturan prokes, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti lomba. Peserta juga kami imbau melakukan kunjungan ke Museum Negeri Sumsel untuk pendalaman materi permuseuman dengan ketentuan mentaati prokes,” urai Tamzi.

Setiap kabupaten/kota timpal Tamzi, mengirimkan 1 tim peserta lomba kecuali Kota Palembang. Pemenang pada LCC Museum Tingkat Provinsi selanjutnya akan mewakili Provinsi Sumsel pada LCC Museum Tingkat Nasional pada Oktober 2021 mendatang.

Ketua Dewan Juri yang juga Ketua Asosiasi Guru Serajah Indonesia (AGSI) Sumsel Merry Hamraeny SPd MM menjelaskan, Materi LCC Museum mencakup Sejarah Kebudayaan Indonesia (40%) yang bersumber Pengetahuan Umum Kebudayaan, Sejarah Perjuangan Bangsa (30%) bersumber Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Sejarah KTSP 2006 dan Permuseuman (30%) bersumber Terbitan Museum Nasional Indonesia (MNI), Media Sosial MNI, Undang-Undang (UU) nomor 11 tahun 2010 Cagar Budaya, Peraturan Pemerintah (PP) 66/2015 tentang museum, UU 05/2007 tentang Pemajuan Museum.

“Kisi-kisi soal dan video tentang permuseuman akan diberikan oleh Panitia kepada Guru Pendamping melalui WhatsApp (WA) grup LCC Museum,” tukasnya. IQB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainya