oleh

Perkuat Mutu Pendidikan, UIN Rafah Bangun Kerjasama dengan 10 Ponpes di Sumsel

PALEMBANG, PE – Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (Rafah) Palembang bersama dengan Rabithoh Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Sumatera Selatan mendatangani Memorandum of Understanding (MOU) di Lantai II Gedung Rektorat Kampus Jakabaring, Kamis, (23/9).

Dalam kesempatan tersebut, UIN Rafah juga melakukan kerjasama dengan 10 pondok pesantren binaan dari RMI NU Sumatera Selatan.

Ke sepuluh pondok pesantren yang dimaksud yaitu Yayasan Pondok Pasantren RMI NU Sumsel, Yayasan Pondok Pasantren Safatut Tholab, Yayasan Pondok Pasantren Darunur Almusthafa, Yayasan Pondok Pasantren Hidayatul Mubtadiin, Yayasan Pondok Pasantren Ar Rahman.

Selanjutnya, Yayasan Pondok Pasantren Muqimussunah, Yayasan Pondok Pasantren Al-Falah Putak, Yayasan Pondok Pasantren Al Badar Darussalam, Yayasan Pondok Pasantren Ma’arif Ulum, dan Yayasan Pondok Pasantren Sabilul Hasanah.

Penandatangan kerjasama ini untuk memperkuat bidang pendidikan serta pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah.

Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Nyayu Khodijah S.Ag, M.Si, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terkait dengan MoU dengan beberapa pondok pesantren binaan dari RMI NU Sumatera Selatan ini. “Bagi saya, kedudukan tertinggi itu ada pada alim ulama, dan kerjasama sama ini tentu saja membawa keberkahan kepada ummat,” ungkap Prof. Nyayu Khodijah.

Lebih lanjut Rektor mengemukakan bahwa pengabdiannya dan seluruh civitas akademika bukan hanya untuk pengembangan UIN Raden Fatah Palembang semata, akan tetapi berupaya bersinergi dalam program keumatan dengan Nahdlatul Ulama di Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu, Dewan Penasehat RMI NU Sumatera Selatan, K.H.M. Syarief Chumas Asyawaly menyapaikan bahwa kerjasa sama dengan UIN Raden Fatah akan menjadi sebuah program kerjsama dalam pengembangan pengetahuan keislaman.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasehat RMI NU Sumatera Selatan yang lain, Hernoe Roespriadji mengaku sangat bergembira dan menyambut baik MOU dan berharap MOU bisa di tindak lanjuti supaya lebih konkrit.

“Jika dilaksanakan dapat meningkatkan pendidikan dan pengajaran di antara dua instansi. Kerjasama ini nantinya dapat saling memberi dan menerima dan menguntungkan kedua belah pihak. Dan MOU ini juga sangat luar biasa apabila terealisasikan, contohnya bisa melakukan pertukaran pengajar,” ucapnya. RIL/RIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya