oleh

Oknum Pejabat di OI Dipolisikan, Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

PALEMBANG, PE – Seorang warga Ogan Ilir (OI) berinisial AI (35), melaporkan kasus pemalsuan surat tanah diduga melibatkan oknum pejabat setempat ke Polres OI.

Hal itu setelah dia melihat tiba-tiba, tanah miliknya telah memiliki surat keterangan tanah atau SKT. Bahkan SKT itu mencatut namanya, dan ikut ditandatangani oleh oknum pejabat dimaksud.

Kepala palpres.com, Kuasa Hukum AI dari Achmad Azhari SH and partner rekannya Martha SA Hutabarat, dan Tara Febri Ramadan menunjukkan bukti telah melaporkan kasus tersebut.

“Telah kita laporkan kemarin ke Polres OI dengan bukti LP STTLP/B/220/IX/2021/SPKT/POLRES OI. Kasusnya pemalsu surat berharga berupa surat tanah milik klien kami AI,” ujar Azhari, Rabu,(22/9)

Sebenarnya, lanjut dia, kliennya tidak pernah membuat surat tanah alias aset tanah belum bersurat. Kronologis kliennya mengetahui adanya pemalsuan surat tanah milik pada 1 September 2021 lalu, menurut dia, saat mendatangi lokasi. Disana kliennya terkejut, karena semua pohon ditebang oleh beberapa orang.

“Saat ditanya katanya tanah ini sudah dijual alias milik orang lain, dan sudah ada suratnya,”jelasnya. Disinggung siapa yang dilaporkan kliennya terkait adanya hal itu. Dia menjawab, oknum yang memalsukan surat tanah kliennya.

“Kita tidak menyebutkan pihaknya terlapornya siapa. Maksudnya tidak ada terlapornya. Yang jelas kita melaporkan orang orang yang memalsukan surat tanah klien kami,”pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Kanit Pidum Reskrim Polres OI, Ipda Harri Putra Makmur membenarkan telah menerima laporan tersebut. “Benar kemarin kuasa hukum melaporkan adanya pemalsuan surat tanah,”jelasnya.

Terkait informasi itu, saat ditanyakan lebih lanjut apakah adanya indikasi sindikat pemalsu surat tanah dilakukan oleh aparat daerah, Harri menjawab kasus itu masih dalam proses penyelidikan. “Laporan kita terima sekarang masih proses pendalaman kasus,”pungkasnya. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed