oleh

Sukses Belajar Online, Berikut Penjelasan Narasumber Webinar Literasi Digital 2021

PALEMBANG, PE – Belajar online saat ini seakan sudah menjadi kebutuhan di mana-mana. Bahkan sebelum pandemi virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) terjadi. Kendati belakangan seiring menurunnya angka penyebaran virus mematikan asal Wuhan Cina itu, dan pemerintah kembali memulai pembelajaran tatap muka secara bertahap. Kendati demikian, sebagian masyarakat yang masih berhati-hati lebih memilih untuk belajar online bagi anak-anak mereka.

Nah, untuk memberikan edukasi tentang pola belajar jarak jauh yang optimal, yang tak kalah efektif dibanding tatap muka, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) menggelar Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dengan tema “Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”, Selasa (21/9).

Empat narasumber berkompeten dihadirkan secara bergilir menyampaikan materi secara virtual lewat aplikasi zoom meeting. Keempat narasumber masing-masing DR Devie Rahmawati (Peneliti dan Pengajar Tetap Vokasi Universitas Indonesia), Dr (C) Rr Vemmi Kesuma Dewi Mpd (Akademisi Bidang Pendidikan dan Praktisi Pendidikan Ramah Anak), Dr Nurlina MM (Pengawas YPLP-PT PGRI Provinsi Sumatera Selatan, Dosen Tetap Yayasan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang) dan H Heru Supeno SPd MSi (Kepala SMA Negeri 18 Palembang).

Narasumber ketiga Dr Nurlina MM, Pengawas YPLP-PT PGRI Provinsi Sumsel membawakan materi berjudul “Membangun Budaya Literasi Digital di Sekolah”. Dosen Tetap Yayasan pada Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang itu membeberkan bagaimana pembimbingan yang dapat dilakukan guru terhadap siswa dalam meningkatkan budaya literasi digital.

Pertama sebut Nurlina, memberikaan pemahaman tentang terkait perlindungan data pribadi. Kedua, menekankan pentingnya tata krama dan etika. Ketiga, mengarahkan kepada sumber informasi yang kredibel dan cara menghindari berita palsu (hoaks).

“Selanjutnya keempat yakni memprioritaskan aspek kebermanfaatan dan kelima yaitu menjaga keharmonisan dan menghindari cyber bullying atau perundungan digital,” tandas Nurlina.

Senada narasumber keempat, H Heru Supeno yang juga Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 18 Palembang membawakan materi berjudul “Interaksi dan Kolaborasi di Ruang Digital sesuai Etika”. Dia menuturkan, di masa pandemi literasi digital sangat penting sebagai sarana komunikasi, kolaborasi atau mendukung kegiatan masyarakat, bisnis, maupun pemerintahan.

Selama pandemi transformasi masyarakat sangat tinggi dalam menggunakan internet terutama dunia pendidikan, dunia kerja, dan transaksi keuangan. Untuk mengatasi dampak penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi melakukan pembelajaran daring.

“Siswa, guru, dan masyarakat lainnya harus menguasai penggunaan digital dengan penerapan etika digital. Penerapan kemampuan digital harus diiringi dengan pemahaman etika digital agar tercipta kenyamanan dalam berkomunikasi,” pungkasnya.

Webinar ini sendiri dimulai pukul 09.00 yang dibuka oleh moderator Sonnaria. Kemudian menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar dan dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

Lantas keynote speech kedua disampaikan Wali Kota Palembang H Harnojoyo yang mengapresiasi penyelenggaraan webinar tersebut. Selain itu, turut hadir menghangatkan suasana dan memotivasi peserta webinar yakni Tomrist (Moderator Debat Capres-Cawapres 2019) sebagai Key Opinion Leader (KOL).

Lebih lanjut dalam sesi tanya jawab, moderator mempersilakan empat penanya terpilih untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada keempat narasumber secara berurutan. Karena antusias peserta cukup tinggi untuk bertanya, moderator juga memilih enam penanya lagi untuk berkesempatan mendapat hadiah langsung berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp 100 ribu.

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel membenarkan bahwa webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diikuti secara daring oleh 1084 orang peserta dari mahasiswa dan pelajar.

Untuk webinar selanjutnya imbuh Suryati, diselenggarakan Kamis (21/9) dengan tema “Upaya Mencegah Menghadapi dan Melawan Perundungan Digital (Cyberbullying)” yang menghadirkan empat narasumber berkompeten antara lain Dr Gushevinalti MSi (Dosen Ilmu Komunikasi dan Penggiat Literasi Digital), Uli Hartati Panggabean (Blogger, Content Creator), Hj Nyayu Nurlaila MPd (Kepala SMA Negeri 14 Palembang) dan Dra Hj Tetrayanti MSi (Kepala SMP Negeri 17 Palembang). IQB

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed