oleh

Diduga Pelaku Emosi karena Istrinya Dibawa Kabur Korban

PALEMBANG, PE – Kasus pembacokan yang dialami oleh UM (47), warga Lorong Muhajirin IV, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang, di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 23 Palembang, Senin (20/9) sekitar pukul 07.00 WIB, mulai sedikit terkuak.

Diduga pembacokan tersebut dilakukan pelaku yang emosi, karena diduga istrinya dibawa kabur korban.

Demikian ditegaskan Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy Aprian Tambunan. “Dugaan kita sementara pelaku nekat melakukan aksi pembacokan terhadap korban, karena dia membawa lari istri pelaku,” ujarnya, Senin (20/9).

Dari keterangan anggotanya di lapangan saat memintai keterangan korban di rumah sakit, menurut Rou, bahwa hubungan antara korban dan pelaku tetangga. “Kami menduga kalau istri pelaku ini kabur dengan korban. Sampai saat ini istri pelaku belum pulang ke rumah, sehingga membuat emosi dan menyerang korban,” katanya.

Tidak hanya itu, dari keterangan korban dirumah sakit menyatakan bahwa saat kejadian ia mengantar cucunya pergi sekolah bersama seorang wanita, tapi bukan istri pelaku.

“Kita sudah memintai keterangan korban dan mengantongi identitas pelaku, hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran anggota kita,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aksi pembacokan terjadi di Jalan Hokky, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, tepatnya di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 23 Palembang, Senin (20/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korbannya adalah salah seorang wali murid SDN 23 Palembang berinisial UM (47), yang baru selesai mengantar cucunya sekolah. Akibat peristiwa itu, warga Lorong Muhajirin IV, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang ini menderita sejumlah luka bacokan. KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed