oleh

Ustaz Usman Alqhoiri : Wakaf Alquran Pahalanya Tak Pernah Habis

BANYUASIN, PE – Alquran merupakan Kitab yang ditulis oleh Allah Subhanahuwata’ala yang tidak mungkin cacat atau tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya. Hal ini tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 1-5 yang ditujukan untuk orang-orang bertakwa agar dapat mendapatkan petunjuk dan ilmu yang bermanfaat.

Pesan tersebut disampaikan Pimpinan Pondok pesantren Tahfidzul Quran Nuruul Hikmah Sungai Pinang Banyuasin, Ustaz Usman Alqhoiri, saat menerima rombongan Yayasan Almulkhuda yang dipimpin Mulyadi SH datang menghantarkan wakaf Alquran dan bantuan sembako, Sabtu (18/9).

Dikatakan Ustaz Usman, orang yang mensedekahkan harta bendanya untuk mewakafkan Alquran sesungguhnya adalah orang-orang yang beruntung. Mengapa saya katakan beruntung karena dengan wakaf Alquran tersebut maka mereka akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

“Jadi walaupun si pewakaf Alquran ini meninggal dunia maka dia masih akan terus mendapatkan pahala dari Allah SWT Karena itu merupakan investasi abadi,” jelas Ustaz Usman.

Menurut Ustaz Usman, di Ponpes yang dipimpinnya saat ini ada 50 santri yang terdiri 30 santri laki-laki dan 20 santri perempuan yang khusus belajar Tahfiz Quran. “Alhamdulillah dengan wakaf Alquran ini akan menambah semangat bagi para santri untuk terus menghafal Alquran,” ungkap Ustaz Usman.

Dalam kesempatan tersebut Ustaz Usman juga mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat Sumsel untuk mendermakan sebagian kecil hartanya ke jalan Allah.

“Alhamdulillah saat ini sudah banyak yayasan maupun perorangan yang menggerakkan wakaf Alquran ini, semoga usaha mereka di jalan Allah ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sehingga negara kita yang mayoritas beragama Islam ini mempunyai banyak santri-santri penghafal Alquran,” jelasnya.

Sementara, Pendiri Yayasan Almulkhuda, Mulyadi SH menyampaikan jika dirinya secara pribadi akan terus berupaya mewujudkan cita-citanya untuk mewakafkan satu juta Alquran yang akan disebar ke seluruh Rumah Tahfiz dan pondok pesantren yang ada di Sumsel.

Hal ini, lanjut Mulyadi, tak lepas dari peran serta para donatur yg selalu senantiasa mendonasikan sebagian hartanya ke jalan Allah. Tentunya, donasi ini sendiri menjadi motivasi bagi kami untuk selalu berjuang dan berbuat baik kepada sesama.

“Tidak perlu menunggu kaya baru bersedekah karena sesungguhnya, niat tulus untuk berbuat baik kepada sesama adalah modal awal kita untuk berbuat di jalan Allah SWT” tegas Mulyadi.

Sementara, Ketua Pelaksana Yayasan Almulkhuda, Hamdani berharap kepada para dermawan untuk bisa membagi rejekinya kepada sesama dengan menyalurkan melalui Yayasan Almulkhuda yang beralamat kompleks Bunga Indah Residence Ruko no 16 Jalan Kebun Bunga Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami.

“Bagi mereka yang mau beramal, bisa menyalurkan donasinya ke Yayasan Al Mulkhuda yang terdaftar Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No AHU 0019156 AH 01 04 tahun 2019 bergerak di Bidang Sosial, Yayasan yatim piatu dan dhuafa Ke Bank Sumselbabel dengan Nomor Rek 17509002696 dan Bank BRI dengan Nomor Rek 575301008503535 atas Nama Yayasan Al MulkHuda” pungkas Hamdani. RIL/DYN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed