oleh

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Dugaan Penipuan Rp 2,5 M

PALEMBANG, PE – Dilaporkannya anak pengusaha di Sumsel, Her oleh salah satu dokter di Sumsel terkait dugaan penipuan senilai Rp 2,5 Milyar, hingga kini masih terus diselidiki pihak Polda Sumsel. sejumlah saksi pun telah diperiksa, guna memperkuat dugaan atas kasus tersebut.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, termasuk dari pelapor sendiri Siti Mirza Nuria, ” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi, Senin (23/8).

Untuk laporan polisinya sendiri, lanjut dia mengatakan, masih dalam tahap penyelidikan. “Laporannya masih dalam bentuk penyelidikan. Jadi setiap laporan itu kita lidik dulu, apabila unsut pidana terpenuhi nantinya akan digelar perkara untuk meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Hari ini dan besok masih di lakukan penyelidikan,” katanya.

Siti Mirza melaporkan Her ke Polda Sumatera Selatan, atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 Milyar. Laporan itu tertera dalam laporan polisi nomor LP/B/704/VIII/2021/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN.

Ia menjelaskan, bahwa dalam keterangan yang diberikan kepada anggotanya, pelapor yang tidak lain Siti Mirza Nuria mengaku sudah lama bersahabat dan berbisnis dengan Her.

Namun, Her diduga tidak memenuhi keuntungan yang dijanjikan sebesar 10 persen selama 12 bulan dalam investasi kerja sama bisnis ekspedisi ekspor-impor yang dia ikuti sejak Mei 2019 lalu. “Kita masih menunggu keterangan lengkap dari Ditkrimum terkait laporan tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Siti Mirza Nuria, Rangga Afianto mengatakan, bahwa saat ini polisi saat ini masih mendalami terkait dengan fakta yang ada. Sebab, masalah ini sifatnya lebih ke perdata. Dimana utang itu merupakan pinjaman dengan sharing keuntungan bisnis.

Berdasarkan kesepakatan, utang tersebut akan dibayar atau dilunasi pada Juni 2020 lalu. Namun, hingga kini belum dibayarkan. Bahkan tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan saat tim kuasa hukum mendatangi kediaman Her.

“Her tidak ada itikad baik sampai dengan saat ini. Kami sudah kesana tapi tidak mendapatkan respons yang baik. Her juga tidak mau bertemu dengan kami,” tukasnya. KUR
KUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed